Apa Kabar Rekanan ?, Jembatan Pengganti Sementara Bikin Dedegan Pengguna Jalan !

100

Langsa, trieknews.com
Jembatan pengganti sementara waktu atau lebih dikenal dengan sebutan jembatan darurat yang merupakan imbas pembangunan jembatan Kebun Baru yang dibangun di dua titik yaitu di Lorong Rambutan untuk pengguna kendaraan roda empat dan Lorong PGRI untuk pengguna kendaraan roda dua.

Kedua jembatan darurat tersebut berada dalam wilayah Gampong (desa) Paya Bujok Seulemak Kecamatan Langsa Baro Pemko Langsa. Dari pantauan yang dilakukan media ini, Minggu, (06/11), mendapati jembatan darurat yang dibangun oleh rekanan pelaksana proyek kondisinya saat ini terkesan tidak layak untuk di lalui oleh warga pengguna jalan, akibat hal itu, aktifitas masyarakat jadi sedikit terganggu.

Selain itu, hal tersebut juga dirasakan oleh masyarakat yang hendak dan ingin merujuk para keluarganya yang sedang sakit ke RS Cut Mutia. Tak hanya sampai disitu, hal lain aktifitas kawasan wisata Taman Kota yang ada didalamnya juga ikut terkena imbas.

Para pengunjung yang datang ke hutan kota dalam beberapa waktu belakangan ini jadi turun drastis, hal yang sama juga dirasakan para pegawai PTPN I, yang mereka tersebut sedikit merasa kewalahan karena harus ektra hati-hati saat melintas pada jembatan darurat yang dibangun mempergunakan batang bulat pohon kelapa tanpa timbunan material tanah di atasnya.

“Ya..kalau kita bilang terganggu ya kondisinya sudah seperti ini, mau tidak mau ya kita jalani aja lah, namun yang perlu saya jelaskan disini, kalau bisa pembangunan jembatan Kebun Baru ini bisa lebih dipercepat penyelesaiannya sehingga masyarakat pengguna jalan yang melalui jalur ini bisa mudah sampai ke tujuan guna melakukan rutinitas kegiatan hari-hari, harap warga yang mengaku bernama Manto kepada wartawan.

Sementara itu informasi diperoleh media ini menyebutkan bahwa proyek pembangunan jembatan Kebun Baru tersebut dilaksanakan oleh penyedia jasa/kontraktor yang berasal dari Propinsi Aceh. Adapun untuk pengawas pelaksana dari kegiatan tersebut berada dibawah Bina Marga PUPR kota Langsa.

Proyek yang tengah berlangsung pengerjaannya tersebut tertulis pada papan plang proyek nomor kontrak, 13/SP/620/PUPR/DOKA-BM/PML/VII/2022, Tanggal kontrak 20 Juli 2022. Nilai Kontrak : 1.5 Milyar . Tanggal Mulai : 21 Juli 2022. Tanggal Selesai : 27 Desember 2022. Konsultan Pengawas : CV. Multi Cipta Konsultan. Pelaksana Proyek : CV. Bintang Nusa Abadi.

Disisi lain dalam pantauan yang dilakukan, terlihat juga akses jembatan darurat yang dikhususkan bagi pengguna jalan kendaraan roda dua, jembatan darurat tersebut kini sudah diterjang banjir sehingga banyak pengguna jalan yang akan melintas melalui jembatan tersebut, mereka terpaksa harus balik arah menuju kelokasi jembatan kedua yang berada di Lorong Rambutan daerah setempat.

Sementara itu PPTK Dinas PUPR Kota Langsa Nazari,ST yang dihubungi beberapa waktu lalu guna menanyakan terkait jembatan darurat tersebut mengatakan, “ada jembatan darurat yang dibangun rekanan di lokasi berbeda yaitu Lorong PGRI dan Lorong Rambutan yang juga masih dalam kawasan Gampong ini, sebut Nazari.

Ia menambahkan, “kami tidak memfasilitasi jembatan darurat itu dilokasi yang berdekatan dengan kegiatan proyek yang sedang kami kerjakan, hal itu dikarenakan lahan yang ada sudah habis terpakai untuk lahan pembangunan kontruksi jembatan, pungkas Nazari. (Boy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini